Home > Wirausaha > Karakter Pengusaha

Karakter Pengusaha

Dalam beberapa momen pertemuan dan diskusi pengusaha yang saya ikuti. Banyak diantaranya menyoroti masalah karakter dalam berusaha maupun berwirausaha (pengusaha). Setiap individu tentunya mempunyai karakter masing-masing, dengan segala macam pola serta cara untuk mengusahakan sesuatu menjadi berhasil atau lebih berhasil.

Pengusaha berawal dari kata usaha, yang artinya (selalu) bisa melakukan sesuatu dengan segala jerih payahnya dan bersabar dalam menjalaninya serta telaten dalam melalui usaha. Maka kemandirian lebih mendekati akan arti dari pengusaha. Dimana seorang pengusaha akan tetap konsisten, fokus dan terus belajar dari apa yang dijadikan tujuannya dalam berusaha.

Tidak ada hal yang mudah dalam menjadi pengusaha, bahkan boleh dibilang tidak ada hal mudah dalam menjalankan peranan apapun di dunia ini. Sangatlah dibutuhkan karakter kuat untuk menjalani semua bidang usaha, berikut ini beberapa tip dalam menjadi pengusaha yang lebih bisa mandiri.;

1. HARGAI MAHAL PRODUK ORANG LAIN

Dengan menghargai produk orang lain, maka anda akan bisa menempatkan situasi yang sama bilamana suatu saat ada orang lain yang membutuhkan produk anda. Hormati karya dari orang lain atau bahkan teman. Bukanlah sifat pengusaha yang baik bila sebenarnya bisa membayar layak (pantas) atas karya/produk teman sendiri namun berusaha mendapatkan harga semurah mungkin dengan alasan “pertemanan”. Kejadian ini sudah banyak terjadi di banyak komunitas. Bila memang anda adalah seorang teman, maka berilah lebih.

2. MENYENANGI KRITIK

Teruslah berusaha untuk menerima kritik. Kekuatan kritik akan sangat menjadi membangun bila kita sebagai pengusaha mampu menerimanya. Kritik itu madu yang memang disemprotkan keras-keras, setelah reda biasanya manis madunya akan lebih bisa dirasa. Sedangkan pujian, itu sebuah bentuk pembunuhan dengan cara menyayat leher pelan-pelan tanpa kita sadari.

3. BICARA SESUAI AHLI

Pengusaha yang baik, akan membicarakan apa yang dirinya sendiri tahu dengan pasti. Tidak sekedar mengedepankan asumsi. Karena asumsi adalah hasil perkiraan atau terkaan bukan kajian. Termasuk ketika memandang sebuah produk yang akan dijual, lakukanlah kajian secara mendalam dan tidak asal berdasarkan asumsi teman atau tetangga.

4. FOKUS DAN KONSISTEN

Tidak ada yang lebih lagi dari ini. Kefokusan dalam berusaha akan menjadikan diri sendiri lebih tahu akan apa yang dikerjakan. Konsistensi dalam berusaha akan menjadikan diri sendiri menjadi ahli. Teruslah fokus dan lakukan terus apa yang sudah menjadi pilihan dalam berusaha, jangan tergiur dengan rumput tetangga karena rumput tetangga itu haram untuk dimakan.

—–

Berbuatlah yang terbaik (minimal) untuk diri sendiri, sehingga akan memudahkan kita untuk mempelajari yang terbaik untuk orang lain. Itulah karakter pengusaha. Sikap dan sifat pengusaha tidak akan pernah merugikan orang lain apalagi teman sendiri. Pengusaha tetap akan menapakkan kakinya ke bumi sesukses apapun dirinya. Selamat terus belajar dan belajar yang sudah pasti akan membuat kita berkeringat.

Salam Kreatif

Diambil dari kika.web.id

Best regards,

Kika Syafii

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: